Showing posts with label artikel KIR Mading. Show all posts
Showing posts with label artikel KIR Mading. Show all posts

Terima kasih Ayah

11/18/2017 Add Comment
Oleh : Yasmin Nurpadia
(Siswa MAN 3 Majalengka | Anggota KIR-Kelompok Ilmiah Remaja

terima-kasih-ayah-jurnal-kehidupan

Kau begitu hebat ayah
Kau adalah Pahlawan Terhebatku
Meski kau bukan Yang mengandung dan melahirkanku
Tetapi, kau sangat berjasa dalam hidupku

Mungkin, tanpa adanya dirimu
Aku tidak akan bisa melawan rasa sakitku ini ayah
Tak ada kata lelah yang terucap dibibirmu
Melainkan hanyalah rasa penuh semangat

Terima kasih atas semua perjuanganmu
untuk memperjuangkan hidup anakmu
Kau selalu berkorban dari pagi hingga petang
Sampai-sampai kau rela kehilangan pekerjaan demi anakmu

Aku sebagai anakmu sangat bersyukur
Dan bangga mempunyai sosok ayah sepertimu
Sosok yang terlihat keras tapi dalam hatinya tersimpan beribu kasih sayang

Sekarang, aku sudah sehat ayah
Aku sehat berkat semua pengorbananmu
Takkan kulupakan pengorbanan dan kasih sayangmu untukku

Aku harap Allah selalu menjaga kesehatanmu agar selalu disampingku
Terimakasih ayah
Terimakasih atas semua yang kau berikan kepadaku
Aku sayang ayah.

Ibu aku rindu

10/21/2017 Add Comment
Oleh : Iswatun Inayah
(Siswa MAN 3 Majalengka | Anggota KIR-Kelompok Ilmiah Remaja)

ibu-aku-rindu-jurnal-kehidupan

Ibu, aku rindu..
Mungkin itu kalimat yang ingin ku ucapkan, hampir 1 tahun Allah pisahkan kita.
Ibu, aku rindu..
Aku rindu dengan sosokmu. Sosok yang selalu ada disisiku,yang selalu menghapus air mata ini dikala membanjiri pipi.

Penderitaan dan pengorbanan karena mengandungku selama 9 bulan tidaklah berakhir setelah kelahiranku. selama aku bertumbuh dan berkembang menjadi seorang gadis, hari demi hari, penderitaanmu semakin bertambah seiring waktu.

Ibu, engkau benar-benar merelakan kecantikanmu demi anak sepertiku.
Engkau, sembunyikan rasa sakit dan deritamu dengan simpul senyum yang menenangkan hati
dengan sebuah kalimat ''Ibu,baik-baik saja nak..''
Ibu, aku rindu..
Ibu.. engkau adalah sosok yang Rasulullah sebutkan sebanyak 3 kali
Ibu.. engkau adalah malaikat tak bersayapku.


Maafkan diri ini bu..
Jika dari mulut ini pernah ada kata-kata yang menyayatkan hatimu, bak pedang yang tajam.
Maaf jika diri ini pernah memaksa air matamu keluar,  karena tingkah lakuku.
Maaf jika diri ini lebih sering memberi kesedihan dibandingkan dengan kebahagiaan.
Hanya do'a yang bisa kupanjatkan di setiap waktu
.


''Ya Allah, masukkanlah kedua orang tuaku kedalam syurga-Mu. pertemukanlah hamba dengannya. Dan haramkanlah api neraka menyentuhnya.''

Best Friend

10/20/2017 Add Comment
Oleh : Nani Nuryani
(Siswa MAN 3 Majalengka | Anggota KIR-Kelompok Ilmiah Remaja)


Kalian tau arti sahabat? Apa perbedaannya sahabat dan teman?? Sahabat dan teman itu mirip, namun ada perbedaannya juga. Yaitu dari sikap dan sifatnya. Sahabat itu orang yang paling dipercaya, yang bisa berbagi cerita suka maupun duka, yang selalu ada disaat kita membutuhkan dia Sedangkan, teman adalah orang yang kita kenal, namun hanya sebatas teman biasa untuk berbagi ilmu atau sharing, teman itu tertutup. Sahabat itu temen curhat, lebih tepatnya teman curhat yang nyaman yang mampu menutupi aib ataupun rahasia kita, sahabat itu dewa penolong, butuh pertolongan lari aja kesahabat?! Tapi bukan berarti setiap punya masalah harus lari kesahabatmu, (lari dalam arti minta bantuan ya!) Yang paling baik dan utama yaitu menyelesaikannya sendiri atau bersama keluarga, terutama kepada Tuhan mu..

kalaupun masalahnya teramat pedih dan ingin meluapkannya kepada orang yang kamu percaya! Yaitu sahabatmu. Sahabat itu orang yang nyambung diajak ngobrol, enak diajak diskusi,, sahabat itu orangnya jail bin nyeselin tapi ngangenin. Yap, kenapa kok bisa ngangenin?? Ketika sahabatmu pergi entah kemana ataupun lagi badmood atau marahan atau apalah itu, so pasti kangen akan wajah dan tingkahlakunya, yang bisa membuat kita tertawa, nangis, pernah gk?? Pasti pernahkan?! Sahabat itu cermin bagi kita, tempat yang mampu membuat ekspres diri kita berubah ubah, misalnya curhat sedih, ikutan nangis, nangisnya pun berjamaah kadang :') ,, curhat gembira ketawanya sampe ngakak gk ada beban,, Sahabat itu seperti tubuh, bila mana tubuh kita salah satu terasa sakit, maka yang lain merasakannya jua.


Misalnya, tanganmu berdarah otomatis mulutmu bicara. Jadi sahabat itu, adalah orang yang mampu menjaga privasi kita. Pokoknya sahabat adalah keluargamu yang kedua. Sayangi sahabatmu Mungkin dengan adanya sahabatmu, bisa membawa mu jua kedalam Jannah-Nya,, Aminn..