Showing posts with label jalan pada kerihoan allah. Show all posts
Showing posts with label jalan pada kerihoan allah. Show all posts

Penjara Suci

11/30/2017 Add Comment
Oleh Tri Mulyani

penjara-suci-jurnal-kehidupan

Penjara suci. Apa itu penjara suci? apa yang terpikirkan oleh kita ketika mendengar kata penjara suci? tempat apakah itu? Ya, penjara suci merupakan julukan dari santri untuk pesantren. Kata penjara suci merupakan tempat yang penuh keberkahan , mengapa? Di dalam suatu tempat yang kita sebut penjara suci, terdapat banyak keindahan keberkahan disana. Tempat ini menjadikan kita laksana insan yang lebih baik. Untuk menjadi laksana insan yang lebih baik, kita harus di celupkan di berbagai proses seperti beribadah, mengaji, ta’dzim, 5 S, dilarang berbuat maksiat, dilarang bertemu dengan yang bukan muhrim, dilarang melanggar peraturan dan banyak larangan yang menghalangi keinginan kita. Tidak heran lagi bagi seorang santri tentang penyakit kulit, ngantuk, ngantri, jenuh, rindu masakan rumah, rindu orang tua, ghosob, nadzoman, dan lain sebagainya. Menurut mereka, “itu adalah hal-hal yang sudah menjadi kehidupan kita”. Hehe.... :D . Berbagai suka nan duka, manis nan pahit harus dijalani, walau lelah nan letih sering meghampiri. Dengan kita melampaui berbagai proses tersebut dengan ikhlas maka insyaallah kita bisa menjadi laksana insan yang mulia karena keberkahan tumbuh di raga ini.

Tempat ini tempat yang penuh keberkahan karena tanpa kita sadari, manis nan pahit kehidupan di pesantren merupakan suatu keberkahan di dalamnya jika kita ikhlas menjalaninya. doa sang kiyai yang begitu derasnya mengalir di raga santrinya, masjid yang menjadi saksi bisu ketaatan jamaahnya, sendal sang kiyai yang begitu harum di ciumnya, rasa ukhuwah persaudaraan yang begitu kompak, ketenangan jiwa lantunan ayat suci al quran yang menghiasi hari-hari, nasihat nasihat yang tertuang setiap hari, sendal yang ikut mendoakan di setiap iringan langkah demi langkah, alunan sholawat yang menenangkan jiwa, berbagai persoalan memacu kemandirian, bekas bibir yang menempel di tangan kiai merupakan sebuah kebanggaan menandakan ketadziman kita kepada beliau, dan masih banyak keberkahan yang tak terhitung. teman percayalah ini semua adalah keberkahan yang luar biasa yang Allah anugerahkan kepada tempat yang begitu suci ini.

Nantikan season selanjutnya...

Terima kasih Ayah

11/18/2017 Add Comment
Oleh : Yasmin Nurpadia
(Siswa MAN 3 Majalengka | Anggota KIR-Kelompok Ilmiah Remaja

terima-kasih-ayah-jurnal-kehidupan

Kau begitu hebat ayah
Kau adalah Pahlawan Terhebatku
Meski kau bukan Yang mengandung dan melahirkanku
Tetapi, kau sangat berjasa dalam hidupku

Mungkin, tanpa adanya dirimu
Aku tidak akan bisa melawan rasa sakitku ini ayah
Tak ada kata lelah yang terucap dibibirmu
Melainkan hanyalah rasa penuh semangat

Terima kasih atas semua perjuanganmu
untuk memperjuangkan hidup anakmu
Kau selalu berkorban dari pagi hingga petang
Sampai-sampai kau rela kehilangan pekerjaan demi anakmu

Aku sebagai anakmu sangat bersyukur
Dan bangga mempunyai sosok ayah sepertimu
Sosok yang terlihat keras tapi dalam hatinya tersimpan beribu kasih sayang

Sekarang, aku sudah sehat ayah
Aku sehat berkat semua pengorbananmu
Takkan kulupakan pengorbanan dan kasih sayangmu untukku

Aku harap Allah selalu menjaga kesehatanmu agar selalu disampingku
Terimakasih ayah
Terimakasih atas semua yang kau berikan kepadaku
Aku sayang ayah.

MERAIH GEMERLAP BINTANG

11/17/2017 Add Comment
 Oleh Ayahku, Maman Sulaeman

meraih-gemerlap-bintang-jurnal-kehidupan

Tertatih meniti perjalanan waktu yang kutempuh, banyak sudah serpihan-serpihan duka yang ku lampaui. Betapa tragisnya hidup ini banyak ratapan, hujan air mata, ku jadikan agenda sepanjang perjalanan hidupku. Derap langkahku terasa berat. Tertatih-tatih dalam kegelapan. disaat-saat seperti itu aku sangat mengharap penuh rindu pada seberkas sinar guna penentu arah supaya aku tidak salah melangkah. Bukan cuma itu, tapi bisa memprediksi berapa jauhkah untuk menggapai tepian harapan.

Terlalu banyak rintangan yang menghalangi perjalanan ini. Berapa kali langkahku tersendat dan disaat itu aku hanya bisa merenung mengenang masa laluku yang begitu buram.

Direlung kegelapan, aku berupaya dibalik renungan mencari kejernihan pikiran. Hanya dengan ketenangan pikiran aku timbul gairah dan penyemangat baru. Timbulnya gairah itu, sebisa mungkin melupakan hal-hal yang bisa mematahkan semangat. Serpihan-serpihan duka masa lalu, dari waktu kewaktu sehingga hari biru, itu merupakan warna kehidupan individu.semua insan pun akan merasakan, cuma jalannya yang berbeda.itulah nasib insan di alam maya.

Melangkahi serpihan duka, meloncati cemoohan orang kalau memang langkah mau maju. maka biarkanlah semua berlalu dan cemoohan orangpun akan luntur seiring waktu.

Terkadang pikiranku selalu teringat kepada masa laluku, kalau saja boleh kucatat dari perjalanan hidupku tentunya banyak menghabiskan waktu, tanpa ditulispun sudah penuh mengisi setiap ruang tanpa kosong dibenakku. Makannya apa-apa yang masuk pemikiran-pemikiran yang tak perlu harus kupaksa keluar. lewat ubun-ubun pergi melayang ke awang-awang. Namun pengalaman pahit dan legenda misere tak pernah enyah dalam ingatanku.

Aku hanya mencatat dalam buku diaryku yang ku anggap perlu, supaya dunia tahu. Aku lahir di kota kecil dan dibesarkan disitu pula. bapakku seorang buruh dan ibuku, ibu rumah tangga. Aktivitas kerja bapakku sebagai buruh serabutan, artinya bekerja kalau ada yang menyuruh. Maklum pekerjaan bapakku sebagai seorang pekerja buruh, bapak sering kehilangan pekerjaan. tapi i'tikadku sudah bulat aku ingin terus sekolah sampai ke perguruan tinggi dan tak mau perduli akan penghasilan bapak, aku tetap bersemangat untuk bersekolah. Kedua orang tuaku sangat mendukung inspirasiku walaupun biaya yang hanya pas-pasan, membelaku tak kepalang tanggung. Berkat rahmat Allah, kini aku sudah menjadi mahasiswa di perguruan tinggi negeri di kotaku. sungguh aku sangat bangga sekolahku bisa berlanjut sampai ke perguruan tinggi. disamping, aku merasa bahagia, masih ada saja segelintir orang yang punya pandangan picik dengan berbagai dalih ejekan terhadap keluargaku gara-gara aku masuk ke perguruan tinggi, sungguh ironis sekali. aku tidak mau ribed dengan mereka, dan aku tidak mau perduli.

Mereka menyangka aku punya keinginan meraih bulan menggapai impian semua tak mungkin tercapai, itu cuma mimpi disiang bolong. Rupanya mereka sangatlah keliru. aku bercita-cita ingin meraih gemerlap bintang atau yang ku maksud ingin terus menuntut ilmu guna penerang jiwa supaya aku tak salah arah menggapai apa yang kuinginkan dan ingin mengabdikan diri kepada yang membutuhkan.

Hadirkan Dia dalam Dirimu

11/09/2017 1 Comment
-Guntur Mahesa Purwanto | Islamic Teens Inspirators-

hadirkan-dia-dalam-dirimu-jurnal-kehidupan

Setiap perjalanan itu harus memiliki tujuan yang jelas, lalu ketika sudah sampai di tujuan pun kita harus jelas akan apa dan bagaimana.

Karena hidup kita selalu di awasi illahi, ibarat kita refresing mudahnya (contoh), kita ingin lepas penat kita, tapi yang kita lakukan adalah hal-hal tidak jelas bahkan tidak berefek untuk bekal di akhirat kelak.

Disitulah kita harus menghadirkannya, yakni bagaimana ketika berlibur agar senantiasa Allah selalu kita ingat di setiap aktivitas, kelak kita akan mendapatkan nikmat bukan sekedar berlibur tuk hilangkan stress, melainkan ada cinta dari Sang Maha Pemberi Cinta.

Saatnya Sukses Semuda Mungkin

11/04/2017 Add Comment
Syukron Fadillah | Ilmu Hadist | semester 1 | IAIN Syekh Nurjati Cirebon

saatnya-sukses-semuda-mungkin1-jurnal-kehidupan

Tepat pada hari Jum'at 3 November, saya bersama rekan sekelas mengikuti seminar entrepreneur muda dengan Mas Syafii Efendi sebagai pematerinya. seminar tersebut bertempat di Kampus 2 Universitas Muhammadiyyah Cirebon, yang bertajuk "Saatnya Sukses Semuda Mungkin".

Banyak ilmu yang saya serap dari apa yang disampaikan pemateri, terutama kiat-kiat untuk sukses diusia muda. salah satunya adalah hindari pacaran. sebab pacaran bukan hanya dilarang agama, tapi dapat menghambat kita pada tujuan yang kita cita-citakan.

Terlebih pacaran itu dapat membutakan mata hati kita, karena dengan pacaran seluruh perasaan lembut dari sanubari dituangkan dengan penuh perhatian hanya untuk sang pacar, padahal seharusnya kita hadar, kita ini memiliki dua malaikat yang rela meluangkan waktu, harta, tenaga, pikiran, bahkan nyawa untuk kita, yakni kedua orang tua kita.

Maka benarlah jika kita ingin sukses tinggalkan cinta yang hanya tipu daya, sebab "cinta sejati datang setelah menikah, sebelum menikah hanyalah tipu daya". Ujar Mas Syafii pada satu kesempatan.

Dan dalam meraih kesuksesan diusia muda, kita juga harus bermental kuat, jangan sampai karakter kita lemah. Sebab bila karakter atau mental kita lemah, maka peradaban akan mengubur kita secara perlahan. misalnya saja, jasa OJEG yang hari ini tergusur oleh jasa angkutan Online, dan warung yang hari ini tergusur oleh perkembangan minimarket, jadi tunggu apa lagi? mari kuatkan karakter entrepreneur kita.

Satu hal lagi yang terbaik dari seminar ini, yaitu kalimat bijak Mas Syafii Efendi. Kalimat yang pas digunakan untuk menghadapi orang-orang yang tidak suka (haters) terhadap apa yang sedang kita kerjakan, atau apa yang kita lakukan untuk meraih kesuksesan kita. yaitu :

"I have No Time For You"

"Aku tidak punya waktu untukmu!"

Terimakasih pada Mas Syafii Efendi yang telah memberikan banyak ilmu dengan waktu yang sedikit itu, namun luar biasa mendorong kita sebagai penerus bangsa untuk bisa memberi lapangan kerja dan sukses diusia muda. Dan dengan ijin Allah suatu hari nanti kami akan menjadi entrepreneur yang berguna untuk nusa, bangsa, dan agama. Insya Allah.

Dari kami yang sedang merintis kesuksesan :
saatnya-sukses-semuda-mungkin-jurnal-kehidupan
Sahabat Sukses Ilmu Hadist IAIN-SNJ-2017

Hidup itu Indah

10/23/2017 Add Comment
hidup-itu-indah-jurnal-kehidupan


terkadang kita berfikir, kenapa hidup kita hanya sebatas rutinitas? kegiatannya membosankan, tak ada yang istimewa. kalau begitu apa sebenarnya arti hidup? adakah keistimewaan dalam hidup ini? jika ada, bagaimana cara mendapatkannya?

hidup kita hanya sebatas rutinitas sebab kita tak punya tujuan hidup. kita hidup itu mau apa? nah pertanyaan ini yang dapat membuat hidup anda akan lebih istimewa, tentu saja bila sudah terjawab. hidup itu sungguh berarti, sebab hidup di dunia hanya satu kali. kelak kita akan menyesal kalau kita tidak memanfaatkan umur kita saat hidup di dunia.

maka, raihlah keistimewaan hidup dengan menjawab tujuan hidup kita! sebagai seorang muslim, tujuan hidup kita adalah meraih ridho allah dalam setiap perbuatan kita. sehingga perbuatan kita akan senantiasa bernilai ibadah dengan kualitas terbaik jika kita sendiri sadar akan tujuan hidup kita.

kenapa harus melakukan yang terbaik? sebab Allah adalah satu-satunya tujuan kita. Allah akan beri yang terbaik untuk kita jika kita beri yang terbaik untuk-Nya dalam semua ibadah kita. dengan begitu, maka hidup akan menjadi indah seindah nuansa surga yang dikisahkan oleh Allah pada wahyu yang Allah turunkan.