Showing posts with label ilmu berbuah surga. Show all posts
Showing posts with label ilmu berbuah surga. Show all posts

Saatnya Sukses Semuda Mungkin

11/04/2017 Add Comment
Syukron Fadillah | Ilmu Hadist | semester 1 | IAIN Syekh Nurjati Cirebon

saatnya-sukses-semuda-mungkin1-jurnal-kehidupan

Tepat pada hari Jum'at 3 November, saya bersama rekan sekelas mengikuti seminar entrepreneur muda dengan Mas Syafii Efendi sebagai pematerinya. seminar tersebut bertempat di Kampus 2 Universitas Muhammadiyyah Cirebon, yang bertajuk "Saatnya Sukses Semuda Mungkin".

Banyak ilmu yang saya serap dari apa yang disampaikan pemateri, terutama kiat-kiat untuk sukses diusia muda. salah satunya adalah hindari pacaran. sebab pacaran bukan hanya dilarang agama, tapi dapat menghambat kita pada tujuan yang kita cita-citakan.

Terlebih pacaran itu dapat membutakan mata hati kita, karena dengan pacaran seluruh perasaan lembut dari sanubari dituangkan dengan penuh perhatian hanya untuk sang pacar, padahal seharusnya kita hadar, kita ini memiliki dua malaikat yang rela meluangkan waktu, harta, tenaga, pikiran, bahkan nyawa untuk kita, yakni kedua orang tua kita.

Maka benarlah jika kita ingin sukses tinggalkan cinta yang hanya tipu daya, sebab "cinta sejati datang setelah menikah, sebelum menikah hanyalah tipu daya". Ujar Mas Syafii pada satu kesempatan.

Dan dalam meraih kesuksesan diusia muda, kita juga harus bermental kuat, jangan sampai karakter kita lemah. Sebab bila karakter atau mental kita lemah, maka peradaban akan mengubur kita secara perlahan. misalnya saja, jasa OJEG yang hari ini tergusur oleh jasa angkutan Online, dan warung yang hari ini tergusur oleh perkembangan minimarket, jadi tunggu apa lagi? mari kuatkan karakter entrepreneur kita.

Satu hal lagi yang terbaik dari seminar ini, yaitu kalimat bijak Mas Syafii Efendi. Kalimat yang pas digunakan untuk menghadapi orang-orang yang tidak suka (haters) terhadap apa yang sedang kita kerjakan, atau apa yang kita lakukan untuk meraih kesuksesan kita. yaitu :

"I have No Time For You"

"Aku tidak punya waktu untukmu!"

Terimakasih pada Mas Syafii Efendi yang telah memberikan banyak ilmu dengan waktu yang sedikit itu, namun luar biasa mendorong kita sebagai penerus bangsa untuk bisa memberi lapangan kerja dan sukses diusia muda. Dan dengan ijin Allah suatu hari nanti kami akan menjadi entrepreneur yang berguna untuk nusa, bangsa, dan agama. Insya Allah.

Dari kami yang sedang merintis kesuksesan :
saatnya-sukses-semuda-mungkin-jurnal-kehidupan
Sahabat Sukses Ilmu Hadist IAIN-SNJ-2017

Istiqomah menempuh jannah

10/24/2017 2 Comments
-Ucu Supriadi | Islamic Teens Inspirators-

istiqomah-menempuh-jannah-jurnal-kehidupan

Tetap bertahan di atas jalan-jalan kebaikan, meskipun menyakitkan, sendirian, bahkan dikucilkan sekalipun, tetaplah berdiri kokoh.

Untuk awalan, (mungkin) jalannya terpatah-patah, jatuh bangun, keseleo, namun hari berganti hari, waktu akan mendewasakan kita, menjadikan kita pribadi-pribadi yang tegar, laksana karang di dasar lautan.

Kelak, kesabaran dan keteguhan langkah kita akan abadi dalam sejarah, dikenang jutaan orang, ditangisi jutaan pasang mata, melahirkan air mata inspirasi, keringat-keringat perjuangan.

Dek, selalu terjaga dalam kebaikan.

Kewajiban Dalam Menuntut Ilmu

10/20/2017 Add Comment
Oleh : Fina Masbihah
(Siswa MAN 3 Majalengka | Anggota KIR-Kelompok Ilmiah Remaja)


Menuntut ilmu adalah suatu kewajiban,  terutama kita selaku seorang muslim. Karena dengan menuntut ilmu, wawasan kita akan bertambah, kita dapat mengetahui sesuatu hal yang baru dan dapat menambah pengalaman. Sebagaimana sabda Rasulullah SAW di dalam hadistnya : "Mencari ilmu itu wajib bagi tiap-tiap muslim."(HR. Ibnu Majah).

Sekuat apapun rintangannya, kita janganlah mudah menyerah dan putus asa, tetapi kita harus mempunyai semangat juang yang tinggi untuk menuntut ilmu. Allah SWT berfirman, yang artinya : "Katakanlah (Wahai Muhammad) apakah sama orang-orang yang mengetahui dan orang-orang yang tidak mengetahui. Sesungguhnya orang yang berakal lah yang dapat menerima pelajaran." (QS. Az-Zumar : 9).

Mengingat menuntut ilmu adalah suatu kewajiban, maka dunia pendidikan pun sangat berperan penting, baik itu berupa pendidikan di sekolah, pendidikan budi pekerti, pendidikan kewarganegaraan, pendidikan di dalam lingkungan keluarga, dan lain sebagainya, Insya Allah akan menciptakan generasi muda bangsa yang berkualitas.

"Knowladge and skill are tools, the workman is character." Pengetahuan dan keterampilan adalah alat, yang menentukan adah tabi'at. Dari Anas ra, ia berkata : Rasulullah SAW bersabda : "Barangsiapa keluar dengan tujuan menuntut ilmu, maka ia berada di jalan Allah sampai ia kembali."(HR. Tirmidzi) Dan dengan menuntut ilmu, kita juga akan menjadi seseorang yang berguna bagi masyarakat, agama, bangsa, negara, bagi diri kita sendiri maupun orang lain, serta kepada kedua orang tua. Aamiin Yaa Rabbal almiin...


"Menuntut ilmu adalah takwa. Menyampaikan ilmu adalah ibadah. Mengulang ilmu adalah dzikir. Mencari ilmu adalah jihad." -Imam Al-Ghazali-